Foto: IG Warga Tangsel
“Risiko baru muncul jika ada bagian yang tidak terbakar sempurna dan jatuh di area permukiman. Namun, hingga saat ini kondisi tersebut belum pernah terjadi,” ujarnya.
Menurutnya, penyebab utama sampah antariksa jatuh ke Bumi adalah hambatan udara di orbit rendah. Roket atau satelit yang sudah tidak aktif akan melambat akibat interaksi dengan atmosfer hingga akhirnya masuk ke lapisan padat dan terbakar.
BRIN mengimbau masyarakat tetap tenang jika melihat fenomena serupa. Selain tidak berbahaya, peristiwa ini dinilai sebagai bagian dari dinamika aktivitas antariksa global sekaligus momentum untuk meningkatkan literasi sains publik.***
Berita terkini lainnya bisa diikuti melalui kanal Google News KOSADATA.
Comments 0