Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto Kembali Raih Penghargaan Sebagai The Best CFO

Potan Ahmad
Nov 15, 2023

Direktur Keuangan & Strategi Bank DKI, Romy Wijayanto (kanan) menerima penghargaan dari Chairman Infobank Media Group, Eko B. Supriyanto (kiri), sebagai Best CFO Kategori Bank Aset Rp50 Triliun sd. < Rp100 Triliun sekaligus sebagai Best of The Best

seluruh jajaran Manajemen dan insan Bank DKI, dalam menghasilkan pertumbuhan kinerja melalui berbagai inisiatif dan program strategis. Terima kasih juga kami sampaikan kepada segenap Pemegang Saham Pemprov DKI Jakarta, Regulator, OJK, Nasabah, dan seluruh Mitra Kerja atas kepercayaan yang diberikan kepada Bank DKI untuk dapat tumbuh secara berkualitas dan berkelanjutan” ujar Romy.

Dalam hal pengelolaan keuangan di Bank DKI, Romy bersama Tim Manajemen telah menyusun roadmap sebagai strategi guna mencapai visi kinerja keuangan secara berkelanjutan, dengan fokus pada 7 strategi utama yakni peningkatan rentabilitas, menjaga likuiditas dan permodalan pada level aman, mengoptimalkan bisnis eksisting, mempersiapkan bank untuk meraih new business opportunity, mendorong terciptanya ekosistem bisnis, serta mempersiapkan SDM yang berkompeten untuk mendukung kinerja bisnis. 

Ditambahkannya, Kinerja Keuangan Bank DKI yang tumbuh selama 3 (tiga) tahun terakhir juga tidak lepas dari implementasi Program Transformasi 5.0 yang dilakukan sejak tahun 2021.

Sebagai informasi, pada Q3 2023, Bank DKI berhasil mencatatkan kinerja yang positif. Sampai dengan September 2023, penyaluran kredit Bank DKI tumbuh 6,90% menjadi Rp49,96 triliun, dari sebelumnya Rp46,73 triliun pada September 2022. 

Melalui strategi ekpansi kredit, perseroan tetap mengelola risiko secara efektif serta melakukan pengawasan secara ketat untuk memastikan kualitas aset yang optimal dengan menjaga Rasio Non Performing Loan (NPL) Gross pada level rendah 1,83% dengan NPL Net sebesar 0,64% pada September 2023.

Atas upaya tersebut, Bank DKI juga berhasil menghimpun pertumbuhan Dana Pihak Ketiga menjadi sebesar Rp63,66 triliun pada September 2023, atau tumbuh sebesar 4,45% dari sebelumnya Rp60,94 triliun di September 2022. 

Sehingga, berbagai pertumbuhan bisnis tersebut mendorong pertumbuhan


1 2 3 4

Related Post

Post a Comment

Comments 0