Jakarta Gas Pol Desentralisasi Olahraga, JEKATE Running Series Digelar di Enam Wilayah

Ida Farida
Dec 07, 2025

Pramono luncurkan JEKATE Running Series. Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta

KOSADATA  — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta meluncurkan JEKATE Running Series, ajang lari tahunan kategori 5K dan 10K yang akan digelar bergilir di enam wilayah administrasi Jakarta. Program ini diklaim sebagai upaya membongkar sentralisasi ruang olahraga yang selama ini terfokus di pusat kota.

Peluncuran dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Minggu, 7 Desember 2025, bersama Perumda PAM Jaya sebagai inisiator utama kegiatan.

Pramono menegaskan, ajang ini tidak sekadar lomba lari, melainkan instrumen pemerataan akses olahraga hingga ke wilayah pinggiran, termasuk Kepulauan Seribu. Menurut dia, selama ini aktivitas olahraga warga masih terkonsentrasi di koridor Sudirman–Thamrin.

“Jakarta sebagai kota global harus memberi ruang yang adil untuk seluruh warganya berolah raga, bukan hanya di pusat kota,” ujar Pramono.

Kick-off JEKATE Running Series dijadwalkan berlangsung pada 14 Desember 2025 di Epiwalk, kawasan Rasuna Said, Jakarta Selatan, dengan melibatkan 4.100 peserta. Setelah itu, rangkaian lomba akan digelar di wilayah Jakarta lain secara berurutan.

Pemerintah Provinsi DKI juga menempatkan event ini sebagai bagian dari strategi membangun budaya hidup sehat berbasis ruang publik. Pramono menyebut geliat olahraga warga perlu terus difasilitasi, terutama tren lari jarak pendek hingga marathon yang terus tumbuh.

Ia bahkan memproyeksikan Jakarta dapat menjadi tuan rumah marathon berskala besar dengan 50 ribu peserta pada 2027. Target antara sebelumnya dipatok 40 ribu peserta pada 2024 dan 2026.

“Semua penyelenggara event lari harus difasilitasi agar Jakarta benar-benar menjadi kota penyelenggara olahraga,” kata Pramono.

Di balik agenda olahraga tersebut, JEKATE Running Series juga membawa misi layanan air bersih. Direktur Utama PAM Jaya, Arief


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0