Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
KOSADATA – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat ekosistem olahraga sebagai strategi meningkatkan daya saing ibu kota menuju kota global. Komitmen itu disampaikan Pramono saat menghadiri Forum Utama Indonesia Sports Summit 2025 di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Forum tersebut turut dihadiri Menteri Pemuda dan olahraga Erick Thohir. Dalam kesempatan itu, Pramono menyebut Jakarta menargetkan masuk jajaran 50 besar kota global dunia pada 2030 dan menembus 20 besar pada 2045. Ia mengklaim sejumlah indikator kemajuan telah terlihat, salah satunya kenaikan peringkat Jakarta dalam Global City Index dari posisi 74 ke 71.
“Ekosistem olahraga dan wellness kami tempatkan sebagai sektor strategis dalam pembangunan kota,” ujar Pramono dalam keterangannya, Minggu, 7 Desember 2025.
Menurut Pramono, sektor sport tourism di Jakarta menunjukkan pertumbuhan pesat dan kini menjadi magnet baru bagi wisatawan serta investor. Selain itu, perkembangan sport lifestyle economy sebagai tren global dinilai membuka peluang ekonomi yang luas bagi masyarakat.
“olahraga kini bukan lagi sekadar pertandingan, tetapi identitas, gaya hidup, dan industri bernilai triliunan rupiah,” kata dia.
Pramono juga menyoroti meningkatnya intensitas aktivitas olahraga di Jakarta. Hal itu tercermin dari ramainya penyelenggaraan berbagai kegiatan seperti maraton, e-sports, bela diri, futsal, hingga basket yang secara rutin mengisi kalender kegiatan kota.
“Hal ini menunjukkan Jakarta sebagai kota dengan aktivitas olahraga yang dinamis,” ujarnya.
Revitalisasi Ruang Publik dan Skema Pembiayaan
Untuk mendukung ekosistem tersebut, Pemprov DKI Jakarta tengah merevitalisasi berbagai ruang publik, mulai dari taman kota, gelanggang remaja, hingga fasilitas sosial agar menjadi pusat kegiatan
Comments 0