Foto: X @TMCPoldaMetro
KOSADATA – Arus lalu lintas dari arah Slipi menuju Senayan tersendat pada Senin, 25 Agustus 2025 pagi. kemacetan dipicu aksi unjuk rasa yang digelar berbagai elemen mahasiswa dan organisasi kepemudaan di depan Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat.
Informasi dari akun resmi X @TMCPoldaMetro menyebutkan kemacetan mulai terasa sejak pukul 10.18 WIB. Polisi mengimbau pengendara yang melintas di sekitar kawasan tersebut untuk tetap berhati-hati.
Dari pantauan, massa mulai berdatangan dan berkumpul di depan gerbang utama Gedung DPR RI. Sebagian peserta aksi memilih berteduh di bawah jembatan penyeberangan dan halte bus, sembari menunggu kedatangan massa lain.
Seruan aksi ini sebelumnya digaungkan melalui media sosial dan pesan berantai WhatsApp. Ajakan itu viral setelah dibagikan akun-akun besar dengan ribuan pengikut. Demonstrasi masyarakat sipil ini bertajuk "Revolusi Rakyat Indonesia".
Dari keterangan panitia, aksi diikuti sekitar 1.000 orang, terdiri dari DPP Generasi Milenial Indonesia, BEM Universitas Indraprasta PGRI, BEM Nusantara Jakarta, SEMMI Jakarta Timur, hingga HMI Cabang Jakarta Barat.
Massa datang membawa sederet tuntutan, mulai dari seruan pembubaran DPR, penghapusan gaji dan tunjangan anggota dewan, percepatan pengesahan RUU Perampasan Aset, hingga desakan agar Ketua DPR Puan Maharani lengser dari jabatannya.
Dalam pernyataan yang diunggah akun Instagram @gejayanmemanggil, demonstrasi hari ini disebut sebagai bentuk protes rakyat atas “pengkhianatan” pemerintah.
Mereka menuding pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka gagal menjalankan amanat rakyat, serta menyoroti peran mantan Presiden Joko Widodo yang dianggap masih berpengaruh melalui jaringan oligarki.
Untuk mengamankan jalannya aksi, kepolisian menurunkan 1.250 personel. “Pengamanan 1.250 personel diterjunkan,” ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro.
Ia mengingatkan
Comments 0