Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Samsurijal. Foto: ist.
KOSADATA — Wakil Ketua DPR RI, Cucun Ahmad Samsurijal mengapresiasi inovasi generasi muda di Desa Padangmukti, Kecamatan Solokan Cerug, Kabupaten Bandung, yang berhasil mengolah Sampah hingga menjadi sumber ekonomi.
Keberhasilan tersebut berumber dari pengelolaan tempat Sampah yang terpadu atau dikenal dengan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R).
Cucun menilai, inovasi paraa pemuda ini tak terlepas dari sistem pemilahan Sampah yang dilakukan sejak dari sumber, bahkan sebelum Sampah masuk ke lokasi pengolahan, sehingga efektif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.
“Sampah yang kadang-kadang menjadi masalah lingkungan, baunya, kemudian juga tumpukannya. Tapi di sini tidak terlalu kelihatan ada bau menyengat atau apa. Ternyata mereka punya cara pemilahan sejak awal, bahkan sebelum datang ke TPS 3R ini,” kata Cucun dalam keterangan tertulisnya yang diterma pada Rabu, 24 Desember 2025 di Jakarta.
Jujun menerangkan bahwa langkah inovasi yang berbasis ekonomi kreatif seperti pengelolaan Sampah ini harus mendapatkan dukungan yang serius dari pemerintah.
Salah satu bentuk dukungan tersebut, menurutnya, adalah dengan memastikan adanya ekosistem ekonomi yang terintegrasi, termasuk kepastian pihak penyerap atau off taker hasil olahan Sampah.
“Nah, saya tadi sampaikan bahwa ini kan harus jadi satu ekosistem ekonomi. Jangan sudah dibikin ada pemilahan Sampah, off taker-nya nggak ada,” ujarnya.
Cucun menegaskan bahwa berbagai inovasi yang diciptakan oleh masyarakat seperti yang telah dilakukan oleh anak muda di desa Padangmukti jangan sampai terabaikan oleh negara.
Ia menyebut bahwa pengelolaan Sampah melalui metode TPS 3R menjadi bukti kepedulian serta kemandirian desa dalam
Comments 0