Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar. Foto: dok. Daarut Tauhid
KOSADATA — Pengasuh Pondok Pesantren Daarut Tauhiid, KH. Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym, mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan hati dalam menuntut ilmu dan beribadah.
Menurutnya, ilmu yang benar seharusnya membuat hati semakin bersih dan amal kebaikan bertambah. Jika sebaliknya, berarti ilmu tersebut belum membawa keberkahan.
"Kalau kita rajin ibadah, rajin belajar, tapi hati malah makin kotor dengan ujub, takabur, riya, dan sombong, itu tanda ada yang salah dengan ibadah dan ilmu kita," ujar Aa Gym dilansir laman resmi Daarut Tauhid, Kamis, 12 Juni 2025.
Aa Gym menjelaskan, tujuan utama menuntut ilmu dan beribadah dalam Islam adalah untuk membersihkan hati. Bahkan aktivitas sederhana seperti berdandan bagi seorang istri untuk menyenangkan hati suaminya pun bisa menjadi ibadah, asalkan diniatkan dengan benar.
Ia pun mengingatkan agar setiap orang selalu introspeksi, untuk siapa sebenarnya amal dan aktivitas itu dilakukan.
Dalam ceramahnya, Aa Gym menyebutkan ada enam penyakit hati yang wajib dijauhi karena dapat menjadi penghalang keberkahan ilmu dan amal. Keenam penyakit hati itu yakni:
1. Syirik, mempersekutukan Allah dengan sesuatu selain-Nya.
2. Munafik, berpura-pura dalam agama sementara hatinya mengingkari.
3. Takabur, merasa paling tinggi dan merendahkan orang lain.
4. Dengki, membenci nikmat yang diterima orang lain.
5. Ujub, berbangga diri secara berlebihan.
6. Cinta Dunia, mencintai harta, takhta, dan kenikmatan dunia hingga lalai pada akhirat.
Aa Gym mengutip sabda Rasulullah SAW bahwa kondisi hati seseorang akan menentukan baik-buruknya seluruh perbuatannya.
Ia pun mengingatkan tentang firman Allah SWT dalam Al-Qur'an Surah Asy-Syu'ara ayat 89, "Kecuali orang-orang yang menghadap Allah dengan hati yang bersih."
"Kalau hati lurus, semua amal akan
Comments 0