Menko AHY tinjau irigasi di NTB. Foto: dok. Kemenko IPW
KOSADATA - Pemerintah pusat kian gencar memperkuat infrastruktur pertanian demi mewujudkan ketahanan pangan nasional. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), turun langsung meninjau proyek rehabilitasi saluran irigasi di Desa Banyu Urip, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Di tengah cuaca panas dan lahan sawah yang terbentang luas, AHY menyampaikan apresiasinya kepada petani serta pihak yang terlibat dalam proyek irigasi sepanjang 7 kilometer.
Saluran air ini ditargetkan mampu mengairi lebih dari 3.000 hektare lahan pertanian, yang selama ini kerap kekurangan pasokan air.
“Tanpa air yang cukup, sawah-sawah kita tak bisa berproduksi maksimal. Rehabilitasi irigasi ini sangat penting untuk mendorong produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani,” ujar AHY dalam keterangannya, Senin, 28 Juli 2025.
Proyek ini menjadi unggulan karena menggunakan teknologi precast beton, menggantikan sistem lama berbasis pasangan batu yang rawan bocor.
Lewat sistem baru, kebocoran air dapat ditekan hingga di bawah 10 persen—jauh lebih efisien dibandingkan 30–35 persen pada sistem sebelumnya.
“Kalau air bisa dialirkan dengan efisien, indeks pertanaman kita naik. Setahun bisa panen dua kali, bahkan tiga kali. Ini kabar baik bagi petani kita,” ucap AHY.
Dalam sambutannya, AHY menegaskan bahwa penguatan infrastruktur pertanian merupakan bagian dari visi besar Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai swasembada pangan.
Ia juga menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, agar hasil pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
“Kita ingin bukan hanya membangun fisik, tapi juga membangun harapan. Infrastruktur ini bukan hanya untuk kita hari ini, tapi untuk anak cucu kita kelak,” katanya.
Kunjungan itu ditutup dengan dialog hangat antara AHY dan
Comments 0