Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar.
(1) Menjaga daya beli dan keberlangsungan pertumbuhan konsumsi RT dengan mengendalikan inflasi tetap rendah dan stabil;
(2) Optimalisasi dan akselerasi realisasi belanja Pemerintah terutama belanja modal terkait proyek strategis, termasuk peningkatan elektronifikasi transaksi Pemerintah Daerah, salah satunya menggunakan QRIS;
(3) Mendorong kinerja investasi dengan menjaga pelaksanaan proyek strategis sesuai rencana, perbaikan iklim investasi dan penguatan promosi investasi berupa Jakarta Investment Forum dan Investment Outreach di Luar Negeri;
(4) Mendorong digitalisasi UMKM dalam sistem pembayaran dan akses pemasaran, serta expo UMKM untuk pembangunan ekonomi dan keuangan yang lebih inklusif;
(5) Mendorong jumlah pengguna dan volume transaksi QRIS melalui penyelenggaraan berbagai event QRIS;
(6) Penguatan edukasi perlindungan konsumen terkait KUPVA BB berizin;
(7) Mempersiapkan Jakarta pasca tidak lagi menjadi Ibu Kota Negara (IKN) sebagai Global City melalui optimalisasi lima sektor utama dengan pangsa terbesar dan pengembangan sektor potensial. Yakni, sektor pariwisata-akamamin, transportasi dan pergudangan, serta jasa pendidikan-kesehatan. (DRS)
Comments 0