Ketua Organizing Committee (OC) Mubes VIII Bamus Betawi, Munir Arsyad.
KOSADATA - Pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Betawi VIII untuk memilih ketua umum Bamus Betawi hari ini Rabu (30/8) berlangsung di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur.
Panitia berharap semua berjalan lancar dan guyub. Sehingga ketua yang terpilih kedepan bisa melaksanakan amanah warga Betawi.
Namun belakangan hal yang diluar perkiraan terjadi, ada beberapa orang calon ketua yang tidak siap berkompetisi.
Untuk mengantisipasi ketidak lancarkan itu, panitia Mubes mengambil sikap tegas.
Ketua Organizing Committee (OC) Mubes VIII Bamus Betawi Munir Arsyad mengeluarkan peringatan keras kepada sejumlah pihak yang secara terbuka menyatakan penolakan atas gelaran Mubes VIII Bamus Betawi.
"Kami melarang pihak-pihak yang menolak Mubes VIII untuk masuk arena Mubes. Nanti panitia yang akan menyeleksi orang-orang yang masuk arena Mubes," kata Munir saat dihubungi (29/8/2023).
Munir beralasan, mereka yang menolak hajatan Mubes Bamus Betawi berarti sudah tidak mengakui keberadaan ormas Bamus Betawi.
Adapun sejumlah pihak yang dilarang masuk arena Mubes VIII Bamus Betawi di antaranya Bendahara Bamus Betawi periode 2018-2023 Toto Sugiarto; Sekretaris Majelis Adat Bamus Betawi Biem T Benjamin; Ketua Umum Barisan Indonesia Jaya (Braja) Mohammad Rifky atau Eki Pitung.
Selain itu jelas Munir, Sekretaris Panitia Pengarah (SC/Steering Committee) Mubes VIII Bamus Betawi Daud Poliraja dan Erwin H Al Jakartaty juga tidak diperbolehkan hadir.
Munir melanjutkan, pelarangan tersebut sudah dilaporkan kepada Ketua Majelis Adat Bamus Betawi KH Nuri Thaher dan Ketua Umum Bamus Betawi Riano P Ahmad.
"Kita tegaskan Mubes Bamus Betawi berjalan sesuai jadwal. Mereka yang menolak silahkan keluar," demikian Munir.
Untuk diketahui, calon ketua umum Bamus Betawi petahana, Riano P Ahmad menjadi calon tunggal pada pemilihan ketua umum Bamus Betawi
Comments 0