Dari Pesisir Indramayu ke Osaka: Tari Topeng Juntinyuat Buktikan Budaya Tak Pernah Mati

Ida Farida
Sep 01, 2025

Foto: dok. Pertagas

KOSADATA — Suara gamelan mengalun pelan, topeng berwarna merah menyala menutupi wajah seorang penari muda. Sesaat kemudian, panggung Cultural Performance Stage di Osaka World Expo mendadak riuh. Ratusan penonton, sebagian besar warga Jepang, tak segan ikut menirukan gerakan tangan luwes yang ditampilkan rombongan Tari Topeng Juntinyuat asal Indramayu.

“Indonesia punya budaya yang begitu indah. Saya rela antre lama untuk menontonnya,” ujar Keiko, warga Osaka, usai pertunjukan pada 28 Agustus lalu.

Bagi publik Jepang, Tari Topeng Juntinyuat mungkin sekadar tontonan eksotis dari negeri tropis. Namun, bagi masyarakat di Desa Juntinyuat, Indramayu, tampil di panggung dunia adalah bukti bahwa tradisi yang sempat meredup kini benar-benar menemukan cahaya baru.

Sejarahnya tak selalu megah. Tari Topeng Juntinyuat pernah nyaris kehilangan penerus. Generasi muda enggan belajar, panggung pun makin sepi. Baru pada 2023, napasnya kembali lewat Program Jaga Budaya yang digagas Pertamina Gas bersama Sanggar Seni Cipta Budi.

Perusahaan energi itu tak sekadar memberi panggung. Mereka membenahi ruang latihan, menyediakan gamelan, hingga menggandeng sekolah-sekolah agar Tari Topeng dijadikan kegiatan ekstrakurikuler. Perlahan, anak-anak desa kembali mengenal tarian yang dulu dianggap kuno.

Hasilnya mulai tampak. Penari-penari muda Juntinyuat berhasil menjuarai Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Dari podium nasional, langkah mereka berlanjut ke ajang internasional di Pavilion Pertamina, Osaka.

Budaya yang Menjaga Alam

Kebangkitan Tari Topeng ternyata juga berjalan seiring dengan kepedulian lingkungan. Di pesisir Juntinyuat, warga bersama Pertamina Gas menanam mangrove sepanjang 240 meter. Geotube dari anyaman rumput dipasang untuk menahan abrasi. Langkah itu menjaga laut, sekaligus ruang hidup para nelayan.

“Program Jaga Budaya bukan hanya soal tari atau kuliner


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0