Foto: Google Street
KOSADATA - Warga Taman Bintaro Dalam, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, mengeluhkan akses jalan dan listrik yang belum memadai selama 21 tahun terakhir. Hal ini terungkap saat audiensi dengan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino.
Ketua RW 11 Taman Bintaro Dalam, Subagio, mengatakan kondisi jalan di wilayahnya terbengkalai sejak 2005. Selain itu, warga juga mengalami kesulitan mendapatkan akses listrik akibat kendala administrasi.
“Sudah 21 tahun sejak 2005 sampai sekarang belum ada perubahan,” ujar Subagio seperti dilansir laman resmi DPRD DKI Jakarta, Rabu, 7 April 2026.
Ia berharap pertemuan antara warga dengan pihak legislatif dan eksekutif dapat segera menghasilkan solusi, khususnya terkait akses jalan dan listrik yang layak.
“Harapannya ada kolaborasi supaya masalah ini cepat selesai,” katanya.
Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino, meminta pemerintah wilayah memfasilitasi mediasi antara warga dan pemilik lahan terkait persoalan tersebut.
“Kita meminta lurah sebagai pimpinan wilayah untuk bisa memfasilitasi pertemuan,” ujar Wibi usai audiensi di Gedung DPRD DKI Jakarta.
Menurut Wibi, permasalahan utama terletak pada status lahan yang belum diserahkan pemiliknya kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai fasilitas sosial (fasos) dan fasilitas umum (fasum).
Akibatnya, akses jalan di kawasan tersebut belum dapat diperbaiki secara optimal.
Wibi menambahkan, berdasarkan laporan warga, terdapat pungutan terhadap masyarakat yang melintas di jalan tersebut.
Padahal, kata dia, akses jalan seharusnya sudah menjadi bagian dari fasilitas saat warga membeli hunian.
“Seharusnya ketika kita membeli rumah, pasti sudah memiliki akses jalan,” ujarnya.
Ia memastikan akan mengawal proses mediasi hingga tercapai kesepakatan antara warga dan pemilik lahan.
“Saya akan turun langsung untuk terlibat dalam mediasi,” tegasnya.
Wibi berharap persoalan tersebut
Comments 0