Gagasan Ali Sadikin dan Solihin GP Gabungkan Dua Provinsi, Inspirasi untuk Menata Kembali Jakarta

Ichsan Sundawani
Aug 02, 2023

Taprof Lemhannas RI, Dadang Solihin

menjadi Gubernur Jawa Barat ingin menemui Ali Sadikin ke Jakarta. Mendapat kabar tersebut, Bang Ali merespon baik keinginan koleganya sesama Gubernur itu dan seraya memutuskan menjemput Mang Ihin, panggilan akrab Solihin GP di perbatasan wilayah Jakarta-Jabar.

"Dari pertemuan kedua kepala daerah itu, saat ini kita bisa banyak belajar," tegasnya.

Dadang menjelaskan, ada dua pilihan untuk Provinsi Jakarta ketika tidak lagi menyandang status Ibu Kota. Pertama adalah sebagai Provinsi yang memiliki lima Kota dan satu Kabupaten. Di setiap Kota dan Kabupaten tersebut akan dikelola oleh pemerintahan yang memiliki otonomi penuh, tidak seperti sekarang yang dikelola oleh Walikota dan Bupati Administratif. "Sehingga nantinya di Provinsi Jakarta akan dipimpin oleh seorang gubernur, lima orang walikota, seorang Bupati dan tujuh DPRD. Ini jelas pemborosan," tambahnya.

Pilihan kedua, lanjut Dadang, adalah inspirasi dari Mang Ihin dan Bang Ali, yaitu merger atau penggabungan Provinsi DKI Jakarta dengan Provinsi Jawa Barat. Ia menuturkan bahwa Mang Ihin pernah menyarankan Bang Ali untuk belajar ke pengalaman nenek moyang mereka saat Galuh pindah ke Pajajaran, Bogor.

"Karena mau menyatukan komunitas di Jawa Barat dengan Jakarta. Ke utara sampai Sunda Kelapa. Dari Bogor bisa dikuasai. Ke barat, sampai Banten. Ke timur, sampai Cirebon," ungkapnya.

"Sebagaimana yang pernah diutarakan oleh Mang Ihin ke Bang Ali, saya mengusulkan Ibukota Jawa Barat pindah dari Bandung ke Kota Jakarta yang meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara dan Kabupaten Kepulauan Seribu," sambungnya.

Sehingga, kata Dadang, nantinya bisa saja Jakarta Timur merger dengan Kota Bekasi menjadi kota Bekasi dan ibu kotanya di Jakarta Timur, kemudian Jakarta


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0