Hizrah Bacan resmi luncurkan Madu Hijau edisi Ramadna 2026. (Foto: Ist)
Ia merekomendasikan konsumsi dua sendok makan sebelum sahur dan dua sendok makan setelah berbuka, baik diminum langsung maupun dicampur air hangat.
Tak hanya berfokus pada lambung, Hizrah menyebut Madu Hijau Edisi Ramadan juga membantu menjaga kesehatan tubuh secara menyeluruh selama puasa. Manfaat yang diklaim meliputi dukungan kesehatan pernapasan, pengendalian kolesterol dan asam urat, menjaga tekanan darah dan kesehatan jantung, serta meningkatkan daya tahan tubuh.
“Ramadan merupakan momen detoksifikasi alami. Dengan pola makan yang lebih teratur dan nutrisi dari Madu Hijau, banyak konsumen merasakan tubuh lebih bugar,” katanya.
Dalam rangka Ramadan 2026, Madu Hijau Edisi Ramadan ditawarkan dengan harga promo, dari harga normal Rp250 ribu menjadi Rp170 ribu per botol. Konsumen juga berkesempatan mendapatkan hadiah khusus yang akan diumumkan melalui akun resmi PT Madu Hijau Indonesia dan akun resmi Juragan Madu Hijau.
Hizrah mengimbau masyarakat agar waspada terhadap peredaran Madu Hijau palsu. Ia menegaskan, produk resmi hanya diproduksi dan diedarkan oleh PT Madu Hijau Indonesia dengan logo resmi pada kemasan.
“Produk yang masih menggunakan logo PT Herbal Putih Indonesia dari perusahaan lama atau kemasan lain yang mengatasnamakan Madu Hijau dapat dipastikan palsu,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa nama dan formula Madu Hijau telah terdaftar di Direktorat Jenderal HAKI atas namanya sebagai pencipta dan pemilik hak paten. “Jika ada pihak yang meniru nama dan formula Madu Hijau, akan saya tempuh jalur hukum,” ujarnya.
Melalui peluncuran
Comments 0