Ingat! Orang Berilmu Lebih Berat Hisabnya

Ida Farida
Nov 04, 2025

Foto: ist

KOSADATA — Penceramah, Ustadz Adi Hidayat (UAH) mengingatkan bahwa tanggung jawab moral dan spiritual seseorang akan meningkat seiring bertambahnya ilmu yang ia miliki. 

Hal itu disampaikan dalam sebuah kajian yang membahas perbedaan hisab antara orang yang sudah mengetahui hukum agama dan yang belum mengetahuinya.

Menurut UAH, orang yang sudah berilmu memiliki konsekuensi lebih besar dalam setiap tindakan. Sebab, pemahaman terhadap ajaran agama membuat mereka dianggap telah mampu membedakan mana yang benar dan mana yang salah.

hisab orang yang telah berilmu dengan yang belum berilmu itu berbeda. Berilmu itu sudah tahu. Sudah tahu hukum, dan itu membuat tanggung jawabnya lebih besar,” ujar UAH dalam akun YouTubenya, Selasa, 4 November 2025.

Ia mencontohkan, anak-anak yang belum mencapai usia balig belum dibebani catatan amal secara penuh, karena belum memahami konsekuensi hukum perbuatan mereka. Sementara itu, orang dewasa dianggap telah matang secara pengetahuan dan kesadaran.

“Anak kecil belum tahu hukum. Belum dituliskan apa yang dilakukan. Tapi orang dewasa yang sudah masuk masa balig, telah bisa memilah dan memilih mana yang benar dan mana yang salah. Karena itu, berlaku hisab untuknya,” kata UAH.

Ustadz Adi Hidayat menekankan bahwa setiap ilmu yang diterima seseorang akan diiringi ujian. Setiap pengetahuan baru, menurutnya, membuka ruang bagi Allah SWT untuk menguji konsistensi dan keteguhan hamba-Nya dalam kehidupan sehari-hari.

“Setelah kita belajar, pasti akan diingatkan. Diuji oleh Allah lewat berbagai dinamika kehidupan,” ujarnya.

UAH menutup penjelasannya dengan mengingatkan bahwa proses belajar tidak berhenti pada pemahaman semata, tetapi harus tercermin dalam perilaku. Karena itu, ia mengajak jamaah untuk


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0