Ironi SiLPA DKI Jumbo, Ramly: 27 Tahun Kampung Sawah Tak Tersentuh Anggaran

Ida Farida
Dec 12, 2025

Ramly HI Muhammad. Foto: ist

KOSADATA — Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Golkar, Ramly HI Muhammad, menyoroti membengkaknya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) DKI Jakarta yang mencapai Rp14,68 triliun.

Ia menilai besarnya SiLPA tiap tahun mengindikasikan banyak program pembangunan yang tidak dieksekusi meski sudah disepakati dalam pembahasan anggaran.

“SiLPA itu kan seharusnya muncul setelah program disetujui dan dijalankan. Ini justru pagunya sudah dibatasi sejak awal, sehingga banyak program tidak bisa dieksekusi,” ujar Ramly saat berbincang, belum lama ini.

Menurut Ramly, pola tersebut mengarah pada adanya “rekayasa” agar SiLPA tetap besar setiap tahun. Akibatnya, banyak usulan program dari DPRD yang tak pernah terlaksana.

“Termasuk saya sendiri sudah berteriak terus-menerus. Tapi tetap saja program tidak jalan,” katanya.

Kampung 27 Tahun Tak Tersentuh Anggaran

Ramly mencontohkan kondisi Kampung Sawah, Semper Timur, yang disebutnya tak tersentuh anggaran perbaikan selama 27 tahun. Mulai dari jalan lingkungan hingga saluran air, tak satu pun dibangun.

“Sekadar satu meter got saja tidak ada. Itu rakyat bayar pajak. Kakaknya, neneknya, semua bayar pajak,” tegas Ramly.

Ia juga menyoroti kondisi Rumah Susun Cilincing yang memiliki empat blok dengan atap rusak dan bocor selama lebih dari 20 tahun. Menurutnya, warga kerap mengalami “banjir dari atas”.

“Jalan rusak, got tidak ada, rusun bocor dua dekade. Itu ironis sekali sementara SiLPA besar,” ujarnya.

Ramly mengungkapkan bahwa Menteri Keuangan memangkas anggaran DKI sebesar Rp14,997 triliun karena melihat tingginya SiLPA tahun sebelumnya.

“Katanya mau dipakai, mau dipakai. Tapi kapan? Makin hari makin tambah kok SiLPA-nya,” katanya.

Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi harus memastikan anggaran terserap untuk kebutuhan warga.

Menurut Ramly, Pemprov DKI harus segera memanfaatkan SiLPA


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0