Jalan tol Cikampek Utama mulai sepi kendaraan. Foto dok Jasa Marga
Sementara itu, jumlah kendaraan yang kembali ke Jabotabek dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 246.001 kendaraan, meningkat sebesar 22,4% dari lalin normal.
Marketing Communication Department Head Jasa Marga Faiza Riani menyebutkan puncak arus balik terjadi pada hari Senin, 15 April 2024 dimana sebanyak 162 ribu kendaraan menuju Jabotabek dari arah Transjawa melalui GT Cikampek Utama dan Bandung dari GT Kalihurip Utama.
Meski demikian, Jasa Marga memprediksi dari total proyeksi H1 s.d H+7 (10-18 April 2024) sebanyak 1,8 juta kendaraan masih ada sekitar 34% atau 600 ribu kendaraan yang belum kembali ke Jabotabek sampai H+7 (18 April 2024).
“Kami imbau bagi masyarakat yang belum kembali ke Jabotabek dan memiliki kelonggaran waktu agar dapat menggeser perjalanan sekaligus memanfaatkan potongan tarif tol 20% yang akan diberlakukan mulai Rabu 17 April 2024 pukul 05.00 WIB s.d Jumat, 19 April 2024 pukul 05.00 WIB untuk perjalanan menerus Jalan Tol Trans Jawa dari Semarang menuju Jakarta, hanya untuk asal GT Kalikangkung menuju GT Cikampek Utama,” tutupnya.
Jasa Marga kembali mengingatkan pengguna jalan untuk memastikan kecukupan saldo e-toll sebelum melakukan perjalanan, besaran tarif tol yang harus disiapkan pengguna jalan dengan perjalanan menerus untuk arus balik, dari Semarang menuju Jakarta, untuk kendaraan golongan 1 harus menyiapkan e-toll dengan saldo minimal sebesar Rp500.000 karena nilai transaksi dari GT Kalikangkung ke GT Cikatama sebesar Rp421.500,-.
Sedangkan untuk
Comments 0