Wamen Ossy menyerahkan 1.641 Sertipikat Elektronik kepada 1.612 kepala keluarga di Majalengka. Foto: Humas Kementerian ATR/BPN
Bagi masyarakat yang menerima sertifikat, ini bukan sekadar selembar kertas, tetapi juga sebuah kekuatan baru untuk meningkatkan taraf hidup. "Kami berharap masyarakat dapat menjaga dan memanfaatkan sertipikat ini dengan bijak untuk meningkatkan kesejahteraan," tambah Wamen Ossy dengan penuh harapan.
Di hadapan pejabat penting yang turut hadir, seperti Ateng Sutisna, Anggota DPR RI, Pj. Bupati Majalengka Dedi Supandi, serta tokoh masyarakat Brigjen Pol Asep Guntur, Wamen Ossy kembali menekankan pentingnya kolaborasi untuk memastikan tanah menjadi aset produktif yang mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kampung Reforma Agraria di Majalengka, yang kini menjadi simbol harapan bagi masyarakat desa, diharapkan bisa menjadi model bagi daerah lainnya. Sebuah langkah maju menuju keadilan sosial yang lebih merata, dengan tanah yang tidak hanya menjadi milik, tetapi juga memberikan manfaat yang maksimal bagi rakyat Indonesia.***
Comments 0