Ketua BKSAP DPR RI, Syahrul Aidi Maazat. Foto: ist.
KOSADATA — Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Syahrul Aidi Maazat menegaskan komitmennya untuk memperkuat diplomasi antara Indonesia dan Afrika Selatan, khususnya dalam mendorong realisasi berbagai nota kesepahaman (MoU) yang telah disepakati kedua negara.
Hal tersebut disampaikan usai menerima kunjungan Wakil Duta Besar Afrika Selatan untuk Indonesia, Motloung Boiki, guna membahas peluang kerja sama di berbagai sektor strategis, termasuk kepariwisataan.
"Afrika Selatan ingin kerja sama dalam banyak hal, di antaranya pariwisata. Mereka membutuhkan dukungan tambahan dari BKSAP untuk kerja sama yang sudah dibangun di tingkat menteri," ujar Syahrul Aidi dalam pertemuan yang berlangsung Rabu, 14 Januari 2026 di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta.
Menurut Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini, BKSAP akan berperan sebagai jembatan diplomasi guna memastikan poin-poin kesepakatan dapat segera diimplementasikan oleh kementerian terkait.
"Kita akan dorong ke kementerian untuk merealisasikan MoU-MoU yang sudah terbangun antara Indonesia dan Afrika Selatan," jelasnya.
Selain pariwisata, Syahrul memaparkan adanya keuntungan potensial dari sisi kesehatan dan ekonomi. Ia menekankan bahwa penguatan hubungan antar-parlemen menjadi kunci penting dalam memperlancar jalur perdagangan dan kerja sama bilateral.
"Intinya mereka butuh dukungan parlemen. Kita sudah sampaikan bahwa kita memiliki GKSB (Grup Kerja Sama Bilateral) Indonesia-Afrika Selatan untuk meningkatkan hubungan dagang dan diplomasi kedua negara," pungkasnya.***
Update terus berita terkini Kosadata di Google News.
Comments 0