Kucurkan Rp200 Triliun ke Himbara, Pengamat: Bisa Jadi Bom Waktu Fiskal

Yan Aminah
Sep 16, 2025

Foto: ist

Keuangan, dengan larangan eksplisit dana dipakai membeli Surat Berharga Negara (SBN) atau instrumen spekulatif.

Kendati begitu, SGY menekankan keberhasilan kebijakan Rp200 triliun ini sangat bergantung pada keseimbangan antara fleksibilitas fiskal, akuntabilitas publik, dan legitimasi demokratis. “Kalau tata kelola lemah, penempatan dana ini bisa saja berubah menjadi bom waktu fiskal,” ucapnya.***

Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0