Pemerintah tetapkan 36 Bandara umum berstatus internasional. Foto: ist
Barat, NTT)
S.M. Badaruddin II (Palembang, Sumsel)H.A.S. Hanandjoeddin (Belitung, Babel)Jenderal Ahmad Yani (Semarang, Jateng)Syamsudin Noor (Banjarbaru, Kalsel)Supadio (Pontianak, Kalbar)Raja Sisingamangaraja XII (Tapanuli Utara, Sumut)Raja Haji Fisabilillah (Tanjung Pinang, Kepri)Radin Inten II (Lampung Selatan, Lampung)Adi Soemarmo (Boyolali, Jateng)Banyuwangi (Banyuwangi, Jatim)Juwata (Tarakan, Kaltara)El Tari (Kupang, NTT)Pattimura (Ambon, Maluku)Frans Kaisiepo (Biak Numfor, Papua)Mopah (Merauke, Papua Selatan)Kediri (Kediri, Jatim)Mutiara Sis Al Jufri (Palu, Sulteng)Domine Eduard Osok (Sorong, Papua Barat Daya)Aji Pangeran Tumenggung Pranoto (Samarinda, Kaltim)Dengan penetapan ini, layanan penerbangan internasional diharapkan lebih merata, tidak lagi terpusat di kota-kota besar, sekaligus menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.***
Update terus berita KOSADATA di Google News.
Comments 0