Enjang Tedi juga menyebutkan bahwa dirinya pun koordinasi Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan menyampaikan informasi terbaru soal keberadaan Ela Lastari. Menurutnya, pihak Kemenlu melalui KBRI Riyadh sudah menghubungi majikan Ela untuk kepentingan Exit Permit.
"Kemudian dari Kemenlu, Pak Ahmad Baihaqi juga menginfokan bahwa KBRI Riyadh sedang komunikasi dengan majikan Ela dan pihak kepolisian. Nanti dari kepolisian akan info ke KBRI Riyadh lalu mengantarkan Ela ke Shelter KBRI," tegasnya.
Enjang Tedi pun mengucapkan terima kasih dan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang sudah turut mengawal dan membantu menyelesaikan persoalan yang sedang dihadapi Ela Lastari itu. Enjang Tedi berharap, kasus ini jadi pelajaran berharga agar masyarakat Garut tidak lagi tergiur berangkat ke luar negeri secara ilegal.
"Saya ucapkan terima kasih sekali kepada teman teman media yang sama sama komitmen atas nama kemanusiaan untuk mengawal terus masalah ini, kepada Pemda Garut, Pemprov Jabar, BP3MI, BP2MI, kepolisian dan terutama masyarakat Garut serta keluarga Ela yang bekerja sama dengan baik," tandasnya.
"BP2MI sudah menyiapkan semua perangkat PMI yang begitu bagus untuk masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri secara resmi. skill nya disiapkan dengan matang, dikawal, dimonitor dan di advokasi. PMI pada hari ini sangat dimuliakan dan dihormati sebagai pahlawan penyumbang devisa terbesar kedua bagi negara," pungkasnya.
Comments 0