Pontianak Jadi Panggung Dunia: Bule Jerman Terkagum Fenomena Tanpa Bayangan

Ida Farida
Sep 25, 2025

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menghadiri Pesona Tanpa Bayangan Kulminasi di Tugu Khatulistiwa. Foto: ist

KOSADATA - Pontianak siang itu terasa berbeda. Matahari berdiri tepat di atas kepala, dan tubuh orang-orang di halaman Tugu Khatulistiwa tak lagi berjejak bayangan. Riuh tepuk tangan terdengar ketika rombongan mahasiswa internasional ikut larut dalam momen yang hanya bisa disaksikan di kota khatulistiwa ini.

Diana Tobias, mahasiswa Universitas Humboldt ZU Berlin, Jerman, tampak tak henti mengangkat kamera. Matanya berbinar ketika menyaksikan langsung titik kulminasi matahari.

“Ini pengalaman yang sangat berkesan bagi saya. Pertama kali datang ke Pontianak dan dapat merasakan langsung fenomena tanpa bayangan di garis khatulistiwa. Selain menarik secara ilmiah, momen ini juga memberi kesan budaya yang kuat,” katanya, usai menghadiri pagelaran Pesona Tanpa Bayangan Kulminasi di Tugu Khatulistiwa, belum lama ini.

Bagi Diana, kulminasi bukan sekadar peristiwa astronomi. Ia menyebut pengalaman itu sarat nilai tambah karena dibalut tradisi, budaya, serta keramahan warga.

“Saya merasa sangat diterima di sini, suasananya ramah dan hangat. Ini akan menjadi pengalaman yang tidak terlupakan,” katanya.

Fenomena dua kali setahun ini memang sengaja dikemas Pemerintah Kota Pontianak sebagai atraksi wisata unggulan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyebut kulminasi adalah kekayaan alam yang menjadi identitas kota.

“Fenomena alam ini memberi kesan unik. Konon, bila tiga kali berturut-turut berada di titik nol saat kulminasi, usia akan terasa lebih muda lima tahun,” katanya, sembari menekankan pentingnya menjaga warisan tersebut.

Edi menambahkan, kulminasi bukan hanya tontonan langit, tetapi juga simbol semangat, kesehatan, dan inovasi. Ia berharap momentum ini mampu memperkuat branding Pontianak sebagai kota khatulistiwa yang mendunia. “Pontianak dianugerahi fenomena alam yang tidak dimiliki kota lain. Inilah kebanggaan kita


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0