Santri PLKJ Cibegol Gelar Diskusi Kejamiyyahan bersama Pemuda Persis Tasikmalaya

Joeang Elkamali
Jan 25, 2026

Selepas diskusi, santri PLKJ Cibegol untuk kelompok Tanjungsirna melakukan foto bersama dengan ketua Pemuda Persis kab. Tasikmalaya.

strategis dalam membaca realitas sosial-politik.

Dalam kerangka tersebut, dakwah tidak dipahami sebatas aktivitas seremonial atau retorika moral, melainkan sebagai kerja peradaban yang membutuhkan perencanaan, struktur, dan kesinambungan. Idealis Terpimpin mendorong kader untuk berpikir sistemik, bekerja kolektif, serta menjadikan organisasi sebagai instrumen perubahan sosial yang berkelanjutan.

Para santri PLKJ tampak aktif terlibat dalam diskusi, mengajukan pertanyaan kritis terkait implementasi gagasan tersebut dalam kerja-kerja nyata dakwah di tingkat lokal.

Ketua Kelompok PLKJ Tanjungsirna, Faruq Muwaffaq, menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting bagi penguatan wawasan ideologis santri. Menurutnya, diskusi langsung dengan pimpinan daerah memberikan perspektif baru tentang bagaimana gagasan besar diterjemahkan menjadi strategi gerakan yang konkret dan relevan dengan kebutuhan umat.

Selain membahas filosofi gerakan, sesi diskusi juga diisi dengan sharing pengalaman aktivisme dakwah dari Andri nurkamal. Ia membagikan perjalanan panjang keterlibatannya dalam gerakan dakwah pemuda, termasuk dinamika organisasi, tantangan lapangan, hingga pentingnya konsistensi nilai dalam menghadapi tekanan pragmatisme.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga bagi para santri, terutama dalam memahami bahwa aktivisme dakwah bukan jalan yang instan, melainkan proses panjang yang menuntut kesabaran, kedisiplinan, dan kesiapan intelektual. Dakwah, menurut Andri, harus dijalani dengan kesadaran ideologis sekaligus kecakapan strategis.

Diskusi interaktif ini juga memperlihatkan bagaimana Pemuda Persis memposisikan kader sebagai subjek gerakan, bukan sekadar objek pembinaan. Ruang dialog yang setara antara pimpinan dan santri menjadi cerminan dari budaya organisasi yang terbuka dan partisipatif, sejalan dengan semangat Idealis Terpimpin itu sendiri.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperdalam pemahaman ideologi gerakan dan memperkuat peran kader dalam dakwah Persis.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0