Ajang 15th International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) Regional Stakeholder Meeting Southeast Asia. Foto: ist.
KOSADATA — Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis PT Pertamina (Persero) Agung Wicaksono mengatakan, Pertamina berkomitmen untuk mendorong pengembangan bahan bakar pesawat terbang ramah lingkungan melalui Ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF).
“Peluang pengembangan SAF ini berawal dari visi Presiden kita, Presiden Prabowo Subianto, yang tertuang dalam ASTA CITA, delapan prinsip dasar pembangunan nasional,” kata Agung saat menjadi pembicara dalam ajang 15th International Sustainability & Carbon Certification (ISCC) Regional Stakeholder Meeting Southeast Asia yang diterima pada Jumat, 24 Oktober 2025 di Jakarta.
Selain itu, Agung juga menuturkan bahwa Pertamina kini berkomitmen untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat pasokan bahan bakar penerbangan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.
Dirinya menegaskan bahwa pengembangan SAF ini bukan semata soal bisnis saja, melainkan sebagai langkah konkrit Pertamina dalam mendukung visi nasional menuju ekonomi hijau dan swasembada energi.
Agung menjelaskan hal tersebut selaras dengan Strategi Pertumbuhan Ganda Pertamina. strategi ini menyeimbangkan antara bisnis utama Pertamina saat ini, mulai dari sektor hulu, kilang, hingga bisnis ritel bahan bakar, dengan pengembangan bisnis rendah karbon atau energi hijau.
“Pada satu sisi, Pertamina tetap mengembangkan bisnis warisan seperti sektor hulu migas, kilang, dan ritel bahan bakar sebagai sumber bisnis utama. Sedangkan pada sisi lain, kami membangun bisnis rendah karbon untuk memastikan keberlanjutan energi di masa depan,” ujarnya.
Dalam kerangka tersebut, Pertamina fokus pada pengembangan Ekosistem biofuel yang mencakup produksi SAF, energi panas bumi (geothermal), serta penerapan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS). Upaya ini mendukung target Pemerintah Indonesia dalam Net Zero Emission (NZE).
Dalam mendukung pengembangan SAF, Pertamina kini telah membangun Ekosistem terintegrasi dalam
Comments 0