Foto: ist
KOSADATA - Penceramah, Ustadz Khalid Basalamah mengingatkan umat Islam untuk menjadikan rumah tangga sebagai tempat pertama penerapan syariat Islam. Ia menegaskan, tanpa pelaksanaan ajaran agama di rumah, keluarga mudah terjerumus dalam godaan syaitan.
Menurutnya, perlu dibangun rumah tangga yang berlandaskan nilai-nilai Islam yang bukan hanya dalam ucapan, tetapi juga dalam praktik sehari-hari.
“Terapkan syariat dalam rumah. Makanan halal, pakaian yang disyariatkan, pembentukan rumah yang sesuai syariat—itu semua harus dilakukan,” ujar Ustadz Khalid Basalamah dalam akun YouTubenya, dikutip Rabu, 29 Oktober 2025.
Dia melanjutkan, banyak keluarga Muslim yang memiliki nama-nama Islami namun belum menunjukkan karakter seorang mu'min sejati.
“Ada suami bernama Muhammad, istri bernama Aisyah, anak-anak bernama Yusuf atau Hafsa. Tapi di rumah itu, istri tidak berhijab, anak-anak tidak shalat, bahkan shalat berjamaah pun tak pernah dilakukan,” katanya.
Ustadz Khalid menilai, kondisi itu menjadi celah bagi masuknya pengaruh buruk dalam keluarga. Ia mengutip sabda Nabi Muhammad SAW tentang romantika ibadah dalam rumah tangga:
“Semoga Allah merahmati seorang suami yang ketika bangun malam untuk shalat, ia membangunkan istrinya. Bila istrinya enggan, ia percikkan sedikit air ke wajahnya. Begitu pula sebaliknya, semoga Allah merahmati seorang istri yang membangunkan suaminya untuk shalat malam,” katanya mengutip hadis tersebut.
Bagi Ustadz Khalid, praktik sederhana seperti shalat berjamaah, berpuasa bersama, dan menghadiri majelis ilmu dapat memperkuat ikatan spiritual sekaligus emosional dalam rumah tangga.
“Jangan sendirian. Ajak pasangan dan anak-anak bersama dalam ketaatan. Itulah rumah yang dirahmati Allah,” tandasnya.
Pesan Ustadz Khalid menjadi refleksi bagi banyak keluarga Muslim di tengah arus modernisasi. Ia mengingatkan, rumah bukan sekadar tempat bernaung, tapi juga madrasah pertama
Comments 0