KOSADATA - Penjabat (PJ) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono mengaku akan melanjutkan revitalisasi kawasan Monumen Nasional (Monas) agar lebih hijau. Hal ini diungkapkan Heru usai rapat pimpinan bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono dan perwakilan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Pagi hari ini kita membahas untuk kesekian kalinya, menyamakan persepsi konsep Monas ke depan. Intinya, izin pak Menteri, konsep ini adalah menambah hijau, mulai dari yang awalnya 50 persen menjadi 64 persen," ujar Heru Budi Hartono di Balai Kota Jakarta, Selasa (11/4/2023).
Dari arahan Menteri PUPR, ungkapnya, penataan kembali kawasan Monas itu akan diajukan kepada Kementerian Sekretaris Negara (Kemensesneg) untuk mendapat persetujuan dan arahan lebih lanjut.
Diketahui, Mensesneg Pratikno menjadi Ketua Komisi Pengarah Pembangunan Kawasan Medan Merdeka sesuai Keputusan Presiden No 25 tahun 1995. Sedangkan Gubernur DKI Jakarta ditugaskan sebagai Sekretaris Komite.
Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Anies Baswedan melakukan Revitalisasi Monas dengan membuat Plaza Selatan. Saat itu, Anies mendapatkan banyak kritikan dengan merevitalisasi Monas karena menebang sejumlah pohon.
Saat itu, Anies menegaskan bahwa Revitalisasi Monas dikembalikan bentuknya sesuai dengan Keppres No 25/1995 tentang Penataan Kawasan Medan Merdeka.
Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono menegaskan, penataan kembali kawasan Monas dilakukan untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat saat menikmati ruang terbuka hijau. Namun, ucapnya, rencana penataan tersebut harus direstui terlebih dahulu olek Mensesneg.
"Terimakasih pak Pj, seperti yang sudah disampaikan kita rencana penataan, penghijauan di monas ini untuk lebih nyaman sebagai ruang terbuka bagi masyarakat. Kita akan bawa dewan pengarah penataan kawasan dan diketuai oleh bapak mensesneg dan akan kita
Comments 0