Ilustrasi: Dok. Pribadi
Si Kancil dan Cun-Cun pun tertawa riang. Sambil bercerita, Si Kancil menyampaikan kepada Cun-Cun bahwa kalau Cun-Cun terluka, Si Kancil juga harus merasakan. Si Kancil dan Cun-Cun telah lahir menjadi pria dewasa (baligh) yang komitmen untuk Sapapait-Samamanis, alias pahit sama ditelan, manis sama dirasa.
Comments 0