Tarif Trump Guncang Ekonomi Dunia, Indonesia Mau Kompromi Atau Melawan?

Abdillah Balfast
Apr 05, 2025

Anthony Budiawan, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS). Foto: ist

tambahan tersebut,” lanjut Anthony. “Atau, jika merasa kebijakan Trump tidak berdasar, negara tersebut bisa membalas dengan kebijakan serupa—yang tentu berisiko memicu eskalasi perang dagang.”

 

Respons global terhadap kebijakan ini pun tercermin dari gejolak pasar saham. Indeks Dow Jones di AS tercatat turun 3,98 persen, S&P 500 turun 4,84 persen, dan Nasdaq anjlok hingga 5,97 persen. Bursa saham di Eropa dan Asia turut melemah; DAX Jerman turun 3,01 persen, Nikkei 225 Jepang merosot 2,77 persen, dan Hang Seng Hong Kong turun 1,52 persen.

 

Sementara itu, negara-negara seperti India dan Vietnam disebut memilih jalur negosiasi daripada melakukan pembalasan terhadap tarif AS. Belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Indonesia mengenai langkah yang akan diambil.

 

“Yang jelas, kebijakan tarif resiprokal Trump sudah menyebabkan keguncangan ekonomi global,” kata Anthony.

 

Pemerintah Indonesia kini dihadapkan pada keputusan strategis: mengalah demi menjaga stabilitas ekspor, atau melakukan perlawanan yang berpotensi mengundang konsekuensi lanjutan dari Washington.***


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0