ITPLN gandeng APLSI siapkan tenaga kerja terampil di sektor energi. (Foto: dok ITPLN)
Saat ini, APLSI menaungi lebih dari 30 produsen listrik swasta, baik IPP maupun non-IPP, dengan total kapasitas pembangkit mendekati 20 gigawatt atau sekitar 50 persen kontribusi pembangkit non-PLN. Keanggotaannya mencakup seluruh bauran energi nasional, mulai dari gas, batubara, panas bumi, hidro, biomassa, dan surya, hingga teknologi baru seperti battery energy storage system (BESS) dan interkoneksi.
APLSI juga tercatat sebagai Anggota Luar Biasa Kadin Indonesia serta aktif mendorong pengembangan teknologi energi baru, seperti waste-to-energy, small modular reactor (SMR), dan smart grid sebagai agenda prioritas asosiasi.
Sementara itu, Rektor ITPLN Prof. Iwa Garniwa menyambut positif rencana kerja sama tersebut. Saat ini, ITPLN secara rutin menjalankan program ikatan kerja dengan PLN untuk sekitar 250 mahasiswa per tahun, serta dengan Asosiasi Praktisi Pendingin dan Tata Udara Indonesia (APITU) hingga 100 mahasiswa per tahun.
“Kami akan segera menindaklanjuti program ikatan kerja dengan APLSI. Orientasi dunia kerja kini menjadi pertimbangan utama calon mahasiswa. Mereka ingin setelah lulus langsung siap kerja, dan itu yang kami tawarkan di ITPLN,” ujar Iwa.
Selain ikatan kerja, kolaborasi APLSI dan ITPLN juga diarahkan pada penguatan kompetensi melalui studi lanjutan dan pelatihan, guna menjawab kebutuhan industri ketenagalistrikan yang semakin kompleks di era transisi energi. (***)
Update berita terkini KOSADATA di Google News
Comments 0