Peresmian Koperasi MCMI di kawasan Masjid Cut Meutia, Sabtu (14/3/2026). (Foto: KOSADATA)
KOSADATA - Menteri Koperasi Fery Juliantono meresmikan Koperasi Masyarakat Cinta Masjid Indonesia (MCMI) di Masjid Cut Meutia, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (15/3/2026). Peresmian ini menjadi langkah awal penguatan ekonomi umat melalui pengembangan koperasi berbasis masjid.
Pemerintah menilai koperasi masjid memiliki potensi besar untuk memberdayakan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan jamaah.
Fery Juliantono mengatakan, Kementerian Koperasi telah menjalin kerja sama dengan Kementerian Agama untuk mendorong pengembangan koperasi di berbagai masjid di Indonesia.
“Alhamdulillah kami sudah membicarakan ini, bahkan telah menandatangani kerja sama dengan Kementerian Agama untuk mengembangkan koperasi di masjid-masjid yang berada di lingkungan Kementerian Agama,” kata Fery usai peresmian.
Selain itu, Kementerian Koperasi juga telah berdiskusi dengan Dewan Masjid Indonesia agar masjid-masjid di bawah organisasinya turut mengembangkan koperasi sebagai penggerak ekonomi jamaah.
“Kami juga sudah berbicara dengan Dewan Masjid Indonesia agar masjid-masjid di lingkungannya didorong mengembangkan koperasi di masjid masing-masing,” ujarnya.
Menurut Fery, peresmian koperasi di Masjid Cut Meutia diharapkan menjadi model pengembangan koperasi masjid yang dapat direplikasi di berbagai daerah.
“Di bulan Ramadan yang baik ini saya hadir meresmikan koperasi masjid di Masjid Cut Meutia. Mudah-mudahan ini bisa menjadi rintisan atau model yang nanti dikembangkan di masjid-masjid lain di seluruh Indonesia,” katanya.
Ia menegaskan pemerintah akan memberikan pendampingan penuh bagi koperasi yang berkembang di lingkungan masjid, termasuk dalam penguatan kelembagaan dan pengembangan usaha.
“Kami akan mendampingi dan membantu sepenuhnya agar kegiatan koperasi di masjid-masjid bisa berkembang,” jelasnya.
Fery menambahkan, konsep masjid sebagai pusat aktivitas ekonomi sebenarnya telah ada sejak masa Rasulullah
Comments 0