Baleg DPR Dalami Potensi Kratom Jadi Komoditas Strategis Nasional

Abdillah Balfast
Nov 17, 2025

Obat herbal Kratom

KOSADATA — Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Ahmad Doli Kurnia menegaskan perlunya pendalaman atas potensi tanaman Kratom sebagai komoditas strategis nasional. Hal ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Perkumpulan Pengusaha Kratom Indonesia terkait penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Komoditas Strategis di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

Doli mempertanyakan mengapa Kratom baru belakangan mendapat sorotan publik, padahal tanaman asal Kalimantan dan Sumatera ini telah memiliki nilai ekonomi tinggi dan menembus pasar internasional.

“Saya mulai dengan pertanyaan: selama ini ke mana saja? Mengapa kita baru mengetahui potensi Kratom? Apakah karena persebarannya terbatas di Kalimantan, atau ada kendala dalam regulasi dan akses pasar?” ujarnya.

Menurutnya, kemampuan komoditas ini bertahan tanpa dukungan regulasi yang kuat menunjukkan peluang besar bagi perekonomian nasional. Karena itu, DPR berkomitmen mendalami posisi Kratom dalam pembahasan RUU Komoditas Strategis agar memiliki landasan hukum dan arah pengembangan yang jelas.

“Kalau bisa bertahan secara mandiri dan menembus pasar internasional, itu informasi penting bagi kami,” tambahnya.

Doli turut menjelaskan bahwa selain RUU Komoditas Strategis, dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) juga disiapkan RUU tentang Komoditas Khas. Ia menekankan perlunya penyelarasan dan pembedaan yang jelas antara keduanya agar kebijakan pengembangannya lebih tepat sasaran.

“Misalnya sukun di Pulau Seribu atau kopi Gayo di Aceh, itu punya kekhasan. Tapi kita perlu perdalam lagi mana yang termasuk strategis dan mana yang khas,” terangnya.

Ia membuka peluang penggabungan kedua klasifikasi dalam satu regulasi dengan pendekatan clustering.

“Tidak harus ada undang-undang terpisah. Kita bisa buat klasifikasi yang jelas antara komoditas strategis dan khas,” pungkasnya.


1 2

Related Post

Post a Comment

Comments 0