Cara Menghitung dan Membayar Pajak Motor

Abdillah Balfast
Jan 29, 2024

Cara Menghitung dan Membayar Pajak Motor

secara penuh maka secara otomatis nama Anda tercantum dan terdaftar dalam asuransi yang dibina oleh Jasa Raharja.

Biaya ADM STNK

Istilah ini merupakan biaya administrasi yang bersangkutan pada pengurusan STNK. Biasanya akan dikenakan biaya tersebut bila Anda membayar pajak lima tahunan dan mengganti plat  atau pada saat proses balik nama.

Denda Pajak

Setiap terjadi keterlambatan jatuh tempo dalam membayar pajak pastinya terdapat konsekuensi yang harus ditanggung pemilik kendaraan bermotor yakni membayar pajak.

 2. Cara menghitung Pajak Motor

Menghitung pajak kendaraan bermotor kini terdapat rumusnya loh. Besaran angka yang dicantumkan pada lembar STNK Anda mengacu pada Nilai Jual Kendaraan Bermotor (NJKB). Nominal tersebut ditetapkan oleh Dispenda yang sebelumnya telah menerima data dan laporan dari Agen Pemegang Merek (APM).

Jadi perhitungan NJKB tidak berasal dari harga pasaran motor tersebut, tetapi didasari dengan nilai depresiasi.

Misalkan Tono membeli motor bebek senilai harga Rp10 juta. Maka cara menghitungnya yakni NJKB x 2% x 1

Pencantuman Nominal 2% diatas  merupakan angka persentase tarif pajak progresif kendaraan pertama untuk motor .

Maka dari perhitungan Rp10 juta x 2%, menghasilkan tarif pajak kendaraan senilai Rp200 ribu.

Dalam membayar pajak  motor tahunan maka tarif pajak kendaraan ditambahkan dengan SWDKLLJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan)  yang biayanya Rp35 ribu untuk motor bebek & Scooter matic diatas 50cc hingga 250cc .

Jadi pajak tahunan yang harus dibayarkan oleh Tono sebesar Rp200 ribu+Rp35 ribu= Rp235 ribu per tahun.

Kasus tersebut akan berbeda bila Tono telat dalam membayar pajak rutin tahunan, maka perhitungan pajaknya seperti berikut:

- Denda pajak selama motor 1 hari-1 bulan dikenakan denda sebesar 25%

- Denda pajak selama  motor 2


1 2 3

Related Post

Post a Comment

Comments 0