FASTA gelar Outfest 2025. Foto: ist
Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah FASTA DKI Jakarta, Rudi Nurcahyo, menilai kegiatan ini bukan sekadar ajang olahraga, melainkan ruang belajar kepemimpinan.
“Dari festival panjat tebing inilah kita mulai membentuk prestasi, bahkan harapannya lahir atlet dunia dari Indonesia. Tapi yang lebih penting, kegiatan ini adalah tempat belajar leadership. Saat memanjat ada leader, pionir, dan backup—itu semua melatih anak-anak menjadi pemimpin,” ujar pria yang akrab disapa Rudi Becak itu.
Rudi mencatat, jumlah siswa pecinta alam di Jakarta masih kecil, hanya sekitar 1 persen dari total 119 ribu siswa di 504 sekolah. “Tantangan kita adalah memperluas gerakan ini. Tahun 2045, saat Indonesia Emas, anak-anak inilah yang akan jadi pemimpin bangsa,” katanya.
Outfest 2025 menjadi gelaran ketiga FASTA pada tahun ini. Dengan partisipasi yang terus meningkat, ajang ini diharapkan menjadi wadah konsisten bagi generasi muda Jakarta untuk tumbuh sebagai pribadi tangguh, disiplin, dan berkarakter.***
Update terus berita terkini KOSADATA di Google News.
![]()
Comments 0