"Sisi lain mengurangi emisi dengan uji emisi kendaraan dan tentunya peralihan bahan bakar ke kendaraan alternatif akan diusahakan, termasuk juga TransJakarta berbenah gunakan bus listrik. Pokoknya semua masyarakat sama-sama membantu," ujar Heru di Jakarta Pusat, Kamis (8/6/2023).
Dalam pengukuran kualitas udara pada Selasa (6/6/2023) kemarin, indeks kualitas udara di Jakarta berada di angka 152 dengan polutan utamanya PM2.5 dan nilai konsentrasi 57 µg/m³ (mikrogram per meter kubik). Indeks ini jauh dari standar kualitas udara ideal dari WHO yakni memiliki bobot konsentrasi PM2.5 antara 0 sampai 5 mikrogram per meter kubik.***
Comments 0