Hari Bhakti Transmigrasi. Pelita dari Morotai: Merajut Kedaulatan Indonesia dengan Benang New Transmigrasi

Abdillah Balfast
Dec 12, 2025

Dr. Rachma Fitriati, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia di Pulau Morotai Maluku Utara

Oleh: Dr. Rachma Fitriati, M.Si., M.Si (Han) - (Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Indonesia di Pulau Morotai Maluku Utara)

Di ketinggian langit Morotai, angin mengusap bekas-bekas sejarah yang tak pernah usai. Di atas tanah yang pernah menopang semangat MacArthur dan menyambut pekik Trikora, kini bersemayam ironi yang lebih dalam dari Samudera Pasifik. Morotai tak lagi ditakuti oleh bom atau pekik perang, namun oleh keheningan paradoks: laut yang dihuni 2.600 ton tuna per tahun hanya menyisakan cerita remah bagi nelayan lokal, sementara 13.400 hektar tanah kelapa dengan 8.207 ton produksi tahunan meninggalkan gunungan sabut, batok, dan air kelapa yang tak tersentuh nilai. Di pulau yang pernah mengubah peta peradaban dunia, pembangunan justru tersendat dalam ilusi kemandirian.

Dalam gegap gempita Hari Bhakti Transmigrasi setiap 12 Desember, narasi kerap terjebak pada romantisme perpindahan penduduk. Namun, di Morotai, bhakti sejati bukanlah soal memindahkan manusia dari satu pulau ke pulau lain. Ia adalah seni memindahkan paradigma—dari ekonomi ekstraktif menuju ekonomi regeneratif, dari pendekatan sektoral yang terfragmentasi menuju sinergi sistemik yang menyatu. Menteri Transmigrasi dalam forum FDGBI di ITS menggaungkan "transmigrasi untuk ekonomi baru Indonesia", dan tak ada laboratorium yang lebih hidup untuk menguji gagasan ini selain Morotai.

Suara dari Dalam: Nelayan yang Menjadi Penonton, Petani yang Kehilangan Rantai Nilai

Berjalanlah ke pesisir Bere-bere saat fajar. Di sana, nelayan tradisional dengan perahu kecil memandang jauh ke horizon, di mana kapal-kapal 30 GT mengarungi zona 0-4 mil yang seharusnya menjadi ruang hidup mereka. Data Tim Patriot UI mengungkap pelanggaran sistematis terhadap Permen KP No.18/2021, yang berevolusi menjadi struktur monopsoni.


1 2 3 4 5 6

Related Post

Post a Comment

Comments 0