Â
Dan diluar dugaan penulis, komunitas kami pun diberikan kesempatan untuk bertemu dan berbincang bincang dengan figur tersebut.
Â
Saatnya tiba di tanggal 14 tersebut penulis bersama dengan berbagai komunitas berkesempatan ngobrol. Obrolan kami lepas dan merdeka tanpa ada jarak dan sangat sangat natural.
Â
Dan pada saat terakhir yang sampai saat ini menjadi moment yang dinantikan adalah berfoto ria, apalagi bersama figur yang diharapkan dapat membantu mengatasi segala problem kemasyarakatan seperti yang selalu dibicarakan.Â
Â
Yang menjadi kekaguman kami saat itu, Beliau tidak enggan untuk ikut membantu mengangkat kursi dan mempersilahkan kami (para emak) untuk duduk dalam sesi foto saat itu, sedangkan para lelaki berdiri dibelakang.Â
Â
Di sinilah, kami menyadari bahwa Beliau amat sangat menghargai kami sebagai perempuan. Wow , semakin kagum dan melekat di hati dan pastinya figur seperti ini yang akan terpilih.
Â
Kesimpulan penulis bersama komunitas yang mayoritas perempuan ini. Beliau sangat baik dan sangat menghargai kami perempuan .
Â
Memang terlihat sederhana moment tersebut, tapi bagi penulis dan kaum perempuan pada umumnya sangat surprise.
Â
Betapa tidak, seseorang yang nanti dititipi harapan dan cita-cita penulis dan kaum perempuan, melakukan betapa menghargai kami kaum perempuan.
Â
Tanpa ada rekayasa dan settingan lhoo. Dan semakin mempertegas penulis dan Gerakan Perempuan dan Pendidikan Untuk Lingkungan (PEDULI) merapat bersamanya.
Comments 0