Pengasuh Pesantren Daarut Tauhiid, Aa Gym. Foto: dok. Daarut Tauhiid
KOSADATA – KH. Abdullah Gymnastiar atau yang akrab disapa Aa Gym mengingatkan pentingnya menambah ilmu sebagai bekal menghadapi hidup yang semakin kompleks. Menurutnya, masalah dalam hidup akan terus berkembang, dan hanya orang-orang yang bersungguh-sungguh belajar yang akan mampu bertahan.
“Masalah itu berubah-ubah, cepat sekali. Dan masalah juga makin kompleks,” ujar Aa Gym dilansir laman resmi Daarut Tauhid, Senin, 16 Juni 2025.
Ia menggambarkan, banyak orang merasa lulus kuliah adalah puncak kebahagiaan, padahal sejatinya itulah awal dari serangkaian tekanan hidup.
“lulus kuliah merasa bahagia, padahal itu awal sumber penderitaan. Minta uang ke orangtua malu, cari kerjaan belum tentu dapat, stres mulai datang. Belum menikah saja sudah berat, apalagi kalau sudah berkeluarga,” kata pendakwah yang juga dikenal sebagai pengasuh Pesantren Daarut Tauhiid itu.
Aa Gym menegaskan bahwa hanya mereka yang memiliki ilmu dan terus belajar yang dapat bertahan dari tekanan hidup. Ia menyindir gaya hidup santai yang hanya diisi hiburan sebagai jebakan kesia-siaan.
“Hidup santai kelihatannya enak, tapi itu akan menggiling kehidupan seseorang. Masa lalu suram, masa depan pun akan suram,” katanya.
Menurut Aa Gym, salah satu cara menghindari hidup yang penuh tekanan adalah dengan memilih lingkungan yang mendukung semangat belajar dan memperbaiki diri. “Kalau lingkungannya leha-leho, hidupnya cuek, hanya dengar musik terus, ya hidupnya akan begitu-begitu saja,” ujarnya.
Tak hanya belajar, Aa Gym juga mengajak umat Islam untuk memperkuat hubungan dengan Allah. Menurutnya, ilmu dan tawakkal harus berjalan beriringan agar seseorang mampu bertahan dari gempuran hidup.
Mengutip Al-Qur'an surat At-Taubah ayat 51, ia menegaskan:
“Katakanlah: Tidaklah menimpa kami melainkan apa yang
Comments 0