Foto: IG Dony Ahmad Munir
KOSADATA – Cahaya keemasan matahari pagi yang menembus kabut tipis di Waduk Jatigede, menyambut rombongan wisatawan asal Banten yang berkemah semalam di kawasan Taman Seribu Cahaya (TSC).
Mereka datang dalam rangka touring, menikmati suasana alam, hingga mencicipi kuliner khas Sumedang.
“Teman-teman dari Banten ini touring ke Sumedang, camping di Taman Seribu Cahaya, dan tadi pagi bersama-sama menyaksikan indahnya matahari terbit. Terima kasih sudah berkunjung dan membagikan foto-fotonya,” ujar Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir dalam akun instagramnya, Senin, 22 September 2025.
Menurut Dony, sektor pariwisata Sumedang kini tumbuh pesat dengan hadirnya sejumlah destinasi anyar. Selain Menara Kujang Sapasang yang telah menjadi ikon baru Jawa Barat, Taman Seribu Cahaya di kawasan Jatigede juga semakin populer di kalangan wisatawan.
Bupati Dony menegaskan, pengembangan destinasi wisata seperti TSC sejalan dengan misi pemerintah daerah untuk menjadikan Sumedang sebagai kabupaten wisata berbasis alam dan budaya.
“Kami ingin Sumedang tidak hanya dikenal dengan tahu, tapi juga sebagai tujuan wisata yang memikat hati,” katanya.
Taman Seribu Cahaya dibangun di atas lahan seluas tiga hektare, tepat di tepian Bendungan Jatigede, Kecamatan Darmaraja. Dari lokasi ini, wisatawan bisa menikmati panorama perairan yang dikelilingi pulau-pulau kecil, sekaligus merasakan sensasi wisata alam terbuka.
“Konsep TSC ini memang kami kembangkan sebagai destinasi ramah keluarga dan komunitas, lengkap dengan fasilitas penunjang,” kata Rizal, salah satu pengelola.
Menurutnya, kawasan ini telah dilengkapi camping ground, spot swafoto, kafe kopi, area kuliner, hingga landasan lepas landas untuk olahraga paralayang.
Tidak hanya itu, wisatawan yang gemar berkemah bisa menikmati suasana malam di bawah langit bertabur bintang dengan peralatan yang telah
Comments 0