Pengelolaan sampah di setiap daerah dinilai semakin kedodoran. Foto: ist
Selama ini pemerintah, DRPRI/DPRD, masyarakat, pemulung, pelapak, dan sektor informal menjalankan aktivitasnya sendiri-sendiri. Sementara pemerintah dengan kebijakannya juga berjalan sendiri-sendiri. Keberadaan berbagai stakeholder harus dilibatkan dalam penanganan sampah kota, khususnya dalam implementasi 3R.
Sekarang kita mulai menata dengan model paradigma baru pengelolaan sampah dan pro-rakyat miskin yang terlibat pengelolaan sampah dari sumber. Keuntungan paradigma baru, yakni: (1) Menghemat sumberdaya; (2) Beban pencemaran berkurang; (3) Bernilai ekonomis dan membuka lapangan kerja; (4) Operational cost rendah; (5) Beban TPA berkurang,dan (6) Yang paling penting masyarakat sekitar menerima keberadaan pengelolaan dan pengolahan sampah dan TPA/TPST.***
Comments 0