Sehingga menjadi negara yang tidak memberi perlindungan, ada masalah HAM, negara dianggap tidak peduli HAM, menjadi pembiaran dalam perdagangan orang menjadi buruk.
BP2MI dengan suara keras dan kritik tajamnya, lanjut Benny, tidak perlu menyinggung kementerian lembaga lain. Tapi konteksnya adalah penyelamatan anak-anak bangsa agar tidak menjadi korban penempatan PMI.
Nah, resolusi di Tahun 2023 gagasan-gagasan besar kemudian dirumuskan menjadi perencanaan dan tentu ada capaian target agar ada keberhasilan di akhir Tahun 2023. Targetnya di antaranya angka penempatan, kualitas dan semua proses harus lebih baik lagi, pelayanan kepada PMI harus lebih hormat lagi, tidak boleh menempatkan mereka sebagai orang hina, dipandang sebelah mata.
"Sehingga kebijakan kita memuliakan mereka (Pekerja Migran Indonesia)," tegasnya. ***
Comments 0