Aceng Permana, Dewan Pembina Rumah Aktivis Institute.
Pelayanan publik itu adalah hak dasar, tapi kenyataannya, pelayanan itu sering kali hanya menyentuh mereka yang suaranya keras atau mereka yang punya koneksi. Masyarakat kecil yang jujur dan diam sering kali tidak didengar. Suaranya hilang ditelan hiruk-pikuk birokrasi. Oleh karena itu, saya selalu mengingatkan, "Para aktivis harus turun ke bawah agar pelayanan publik benar-benar bisa dirasakan masyarakat. Sebab ketika masyarakat tidak didengar, suasananya akan beda ketika mereka dikawal oleh aktivis." Kehadiran kita di samping mereka memberikan posisi tawar yang lebih kuat. Kita bukan ingin melawan pemerintah secara buta, tapi kita ingin memastikan bahwa mesin birokrasi itu berjalan sesuai jalurnya.
Lebih teknis lagi, saya mewajibkan kawan-kawan untuk tidak hanya jago berorasi, tapi wajib menguasai wilayah administrasi. Mengapa? Karena musuh terbesar masyarakat kecil adalah mekanisme birokrasi yang dianggap "belibet" dan membingungkan. "Para aktivis harus menguasai wilayah administrasi, karena tidak semua masyarakat benar-benar memahami alur mekanisme birokrasi yang sering dianggap berbelit-belit itu," ungkap saya dalam berbagai kesempatan diskusi. Banyak warga yang akhirnya mundur dan menyerah mengurus haknya hanya karena tidak paham alur meja per meja di kantor pemerintahan. Aktivis harus turun tangan, membantu mengurai benang kusut administrasi itu agar hak masyarakat bisa sampai ke tangan yang tepat.
Keberpihakan itu juga harus
Comments 0