Suasana antrean halalbihalal di Balai Kota Jakarta. Foto: ist
“Apakah tahun 2025 akan mengalami penurunan lagi, kita belum tahu. Masih kami pelajari. Tapi meningkat atau menurun, pendekatan kami tetap sama: Jakarta terbuka dan siap mendukung siapa pun yang datang,” katanya.
Lebih lanjut, Pramono menegaskan bahwa para pendatang yang memiliki identitas resmi tetap bisa mengakses berbagai fasilitas pelatihan keterampilan yang disiapkan oleh Pemprov DKI, termasuk pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK).
“Syaratnya satu: harus beridentitas. Kami terbuka untuk memberikan pelatihan kepada siapa pun yang ingin meningkatkan keterampilannya,” ujar Pramono.
Dalam suasana pasca-Lebaran yang sarat akan semangat kebersamaan ini, pesan Gubernur Pramono terasa kuat: Jakarta adalah rumah bagi semua, asal datang dengan niat baik, siap berkembang, dan berkontribusi untuk kota ini.***
Comments 0