Booth Hub UMK Jakarta Raya binaan PLN UID Jakarta Raya menampilkan beragam produk unggulan karya lima UMKM Indonesia pada ajang Migrant Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 di Changwon, Korea Selatan.
KOSADATA — PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya membawa pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) ke ajang Migrant Arirang Multicultural Festival (MAMF) 2025 di Changwon, Korea Selatan yang berlangsung pada 24–26 Oktober 2025.
Selama mengikuti pameran tersebut, kelima UMKM ini berhasil berhasil menjual produk mereka hingga meraup omzet sebesar 3.250.000 won atau mencapai 37.827.400 apabila dikenversi kedalam mata uang rupiah.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, omzet tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki tempat yang istimewa di pasar global.
“Capaian omzet ini bukan hanya menunjukkan potensi ekonomi produk lokal binaan PLN, tetapi juga bukti nyata bahwa kreativitas anak bangsa bisa bersaing di pasar global. PLN akan terus mendukung UMKM agar naik kelas melalui berbagai program pembinaan dan kesempatan promosi internasional,” kata Andy dalam keterangan resminya yang diterima pada Sabtu, 1 November 2025.
Salah satu peserta yang menikuti ajang MAMF 2025, Putri Ayu Pratami mengungkapkan rasa bangganya karena telah berhasil memperkenalkan budaya nasional memlaui produknya ke konsumen internasional.
“Kami senang sekali bisa melihat orang Korea begitu antusias dengan produk buatan tangan Indonesia. Banyak yang membeli boneka sebagai oleh-oleh karena dinilai lucu dan penuh karakter khas budaya Nusantara,” ucapnya.
Melalui keikutsertaan dalam pameran internasional ini, PLN UID Jakarta Raya berharap UMKM binaannya dapat membuka peluang ekspor dan kemitraan baru di pasar Asia Timur.
Adapun dalam ajang ini, PLN UID Jakarta Raya menampilkan lima UMKM unggulan yang mewakili beragam produk khas Indonesia, yakni Ghawean Dewe milik
Comments 0