Pertemuan Ke-35 Komite Pengawasan Negara Pelabuhan (Port State Control/PSC) di wilayah Asia Pasifik. Foto dok Kemenhub
Salah satu manfaat utama yang diharapkan dari kerjasama ini menurut Jon adalah peningkatan jumlah petugas PSC di Indonesia. Negara-negara yang telah berpengalaman, seperti Jepang dan Korea Selatan, dapat membantu Indonesia dalam menyediakan pelatihan teknis dan profesional untuk petugas PSC Indonesia.
“Selain itu, melalui pembelajaran bersama dan peningkatan kapasitas, Indonesia dapat mempercepat proses sertifikasi petugas dan memastikan bahwa mereka memiliki pengetahuan serta keterampilan yang memadai dalam melakukan inspeksi kapal secara lebih efisien dan efektif,” imbuhnya.
Sebagai bagian dari upaya global untuk menciptakan pelayaran yang aman dan ramah lingkungan, Pertemuan Ke-35 PSC Asia Pasifik ini memberikan kesempatan bagi negara-negara anggota untuk berbagi pengalaman dan meningkatkan koordinasi antarnegara.
Indonesia berharap pertemuan ini akan memperkuat kerjasama regional, mendorong implementasi kebijakan yang lebih efektif, dan memastikan bahwa kapal-kapal di Asia Pasifik beroperasi dengan aman dan tidak merusak lingkungan.
“Indonesia, yang memiliki peran strategis di jalur pelayaran internasional, terus berkomitmen untuk memperkuat pengawasan terhadap kapal-kapal yang beroperasi di perairannya. Dengan adanya kerjasama lebih lanjut dengan negara-negara lain dalam hal pertukaran informasi PSC, Indonesia berharap dapat meningkatkan kapasitas pengawasan maritim dan mempercepat pengembangan sistem inspeksi yang lebih canggih,” tutur Jon.
Ke depan, Indonesia berencana untuk terus berperan aktif dalam berbagai forum internasional, guna memperjuangkan implementasi standar keselamatan yang lebih ketat dan untuk menjaga
Comments 0