Foto: ist
KOSADATA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus mengoptimalkan pelaksanaan program beasiswa tahun 2026 yang saat ini masih memasuki tahap pendaftaran gelombang pertama hingga 10 April 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Anwar Mukhtadlo, mengatakan program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.
Pendaftaran beasiswa yang telah dibuka sejak 9 Maret 2026, kata Anwar, masih terus berjalan dan diperkirakan akan menjangkau lebih banyak calon penerima manfaat.
“Pendaftaran masih berlangsung dan kami optimistis jumlah pendaftar akan terus bertambah. Sosialisasi juga terus kami lakukan hingga tingkat kecamatan agar informasi ini dapat menjangkau seluruh masyarakat,” ujar Anwar seperti dilansir Infopublik, Jum'at, 27 April 2026.
Ia menyebutkan, lonjakan jumlah pendaftar diperkirakan terjadi setelah masa libur berakhir. Hal ini seiring dengan semakin intensifnya sosialisasi yang dilakukan pemerintah daerah melalui berbagai kanal informasi.
Program beasiswa tahun 2026 tersebut mencakup beberapa kategori, yakni beasiswa keluarga miskin, beasiswa mahasiswa pondok pesantren, serta beasiswa tugas akhir.
Sementara itu, untuk program beasiswa scientist dan program satu desa sepuluh sarjana, saat ini masih dalam tahap penyusunan regulasi sebagai dasar pelaksanaan.
Anwar menjelaskan, penyusunan regulasi dilakukan guna memastikan program berjalan tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Ia pun mengajak seluruh mahasiswa ber-KTP Bojonegoro yang memenuhi persyaratan untuk segera mendaftarkan diri dan memanfaatkan program tersebut.
Informasi lengkap mengenai persyaratan dan tata cara pendaftaran dapat diakses melalui tautan resmi: https://bit.ly/BeasiswaPTbjn.
“Ini merupakan peluang besar bagi generasi muda Bojonegoro untuk melanjutkan pendidikan dan meningkatkan kapasitas diri. Kami mengajak agar kesempatan ini dimanfaatkan
Comments 0