Foto: dok. Pemprov DKI Jakarta
KOSADATA — Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meninjau Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta di Gambir, Jakarta Pusat. Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas serta personel dalam menjalankan tugas pelayanan publik.
Dalam kunjungannya, Rano menegaskan rencana pembangunan Markas Komando (Mako) Satpol PP akan kembali didorong sebagai prioritas pemerintah daerah. Menurut dia, keberadaan pusat komando terintegrasi penting untuk meningkatkan kecepatan respons terhadap aduan masyarakat.
“Mako ini diperlukan. Lahannya sudah ada dan akan menjadi prioritas. Kita ingin semua pemantauan terpusat, termasuk Command Center. Apalagi Jakarta sedang menuju kota global,” ujar Rano dalam keterangannya, Selasa, 21 April 2026.
Ia menjelaskan, proyek pembangunan Mako sebelumnya sempat tertunda akibat kebijakan efisiensi anggaran daerah. Namun, seiring kebutuhan pengawasan yang semakin kompleks, rencana tersebut kini kembali dikaji.
“Sebetulnya sudah dianggarkan, lahannya juga sudah ada. Tapi terpaksa ditunda karena efisiensi. Sekarang kita kaji lagi. Kalau ingin menjadi kota global, Satpol PP harus punya pusat komando sendiri karena personel, armada, dan pemantauan CCTV cukup besar,” ujarnya.
Selain Satpol PP, Rano juga menyoroti keterbatasan fasilitas pada dinas lain yang memiliki armada besar, seperti Dinas Lingkungan Hidup (LH). Ia menilai kebutuhan depo armada menjadi hal mendesak agar operasional layanan berjalan optimal.
“Dinas yang punya armada besar seperti LH juga perlu depo. Kita tidak punya tempat yang cukup untuk menampung truk dan peralatan. Satpol PP juga sama, armadanya banyak,” katanya.
Lebih lanjut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mendorong kolaborasi lintas instansi guna mempercepat penanganan situasi darurat. Integrasi antar lembaga dinilai dapat meningkatkan efisiensi pergerakan armada di lapangan.
“Kita
Comments 0