Presiden Ke-8 Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Foto: ist.
KOSADATA - Presiden Prabowo Subianto menyatakan kepada pihak-pihak yang tidak senang atas gaya kepemimpinannya untuk ikut berkontestasi pada Pemilihan Presiden 2029 nanti tanpa merusak kepentingan negara saat ini.
"Jadi begini ya, kalau saudara tidak suka dengan 2-3 orang, jangan merusak seluruh bangsa. Kalau tidak suka sama Prabowo, silakan, 2029 bertarung," kata Prabowo saat bertaklimat dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah pada Senin, 2 Februri 2026 di Sentul, Bogor.
Pernyataan tersebut dikeluarkan oleh Prabowo setelah dirinya memaparkan capaian Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menilai, program tersebut telah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Hingga kini, program MBG telah melibatkan setidaknya 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Keberadaan dapur SPPG, ujar Prabowo, turut berpengaruh pada peyerapan pangan di tingkat desa, mulai dari sayuran, telur, ikan, ayam, hingga daging.
Dengan capaian tersebut, Prabowo mengklaim bahwa program MBV berhasil menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
“Saya buktikan kepada saudara, Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia, saya telah menghasilkan sekarang 1 juta lapangan kerja. Hanya dari MBG, dan ada tuduhan untuk menjelekkan kita sebagai bangsa,” terangnya.
Prabowo lantas menyinggung soal beberapa protes yang memicu aksi yang bersifat destruktif justru berasal dari pengaruh kekuatan asing.
Prabowo menegaskan aksi demonstrasi diperbolehkan sesuai ketentuan hukum. Namun, tindakan yang mengarah pada pembakaran dan kekerasan merupakan perbuatan pidana yang membahayakan bangsa dan negara.
“Kalau demo silakan, tapi bagaimana mau demo? Kamu 5 ribu kali demo, tidak akan ada satu pabrik dibuka. Jadi kelompok-kelompok ini, sadar atau tidak sadar, saya yakin mereka dikendalikan
Comments 0