Pembakaran Alquran, PKS Sebut Swedia Melukai Hati Umat Islam Sedunia
Viral politisi asal Swedia Rasmus Paludan melakukan pembakaran Alquran dikecam umat Muslim di dunia. Salah satunya adalah Indonesia.
Sering Berulang, Pemerintah Diminta Serius Tangani Kebocoran Data Penduduk
Anggota Komisi I DPR RI Sukamta mengatakan, berulangnya data-data di Indonesia menunjukan bahwa kebocoran data sudah sangat serius.
Sukamta: Penangkapan Presiden Venzuela Tanda Melemahnya Hukum Internasional
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menyoroti secara serius perkembangan situasi geopolitik global pascapenangkapan Presiden Venezuela Nicolás Maduro oleh militer Amerika Serikat.
Pemerintah Siapkan RUU Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing, DPR: Patut Diapresiasi
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menilai langkah pemerintah yang tengah menyiapkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Penanggulangan Disinformasi dan Propaganda Asing patut diapresiasi disaat disinformasi di ruang digital semakin mengancam ketahanan informasi nasional.
Komisi I: Tugas Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza Jaga Suar Keadilan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta menilai bergabungnya Indonesia kedalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) Gaza yang digagas oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump harus ditilik dengan sangat hati-hati.
Dewan Perdamaian, Jalan Indonesia Perjuangkan Hak Warga Palestina
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta memandang bahwa bergabunya Indonesia kedalam Dewan Perdamaian (Board of Peace) berpotensi membuka jalur diplomasi alternatif di tengah kebuntuan penyelesaian konflik dan krisis kemanusiaan di Gaza.
Israel Kembali Serang Gaza, Sukamta: Mereka Telah Menanggalkan Kemanusiaan
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta mengeam Tindakan Israel yang kembali melancarkan serangan ke berbagai titik di jalur Gaza yang menyebabkan sedikitnya 32 warga Palestina tewas akibat serangan tersebut.
Sukamta: UU Hukuman Mati Israel Pelanggaran Berat Hukum Humaniter Internasional
Ia menilai kebijakan tersebut bukan hanya pelanggaran hukum humaniter internasional, melainkan juga legitimasi kekerasan negara terhadap rakyat yang berada di bawah pendudukan.