Sebagaimana diketahui, Universitas Al-Azhar ini bukan hanya paling hebat di dunia namun juga salah satu universitas tertua di dunia. Dari Al-Azhar inilah TGB meraih gelar Doktor untuk ilmu "Tafsir Al-Quran" ilmu yang bisa dibilang sangat sulit untuk dipelajari khususnya bagi masyarakat indonesia.
Alasan kelima yakni, TGB memiliki pengalaman politik yang sama dengan Capres PDIP Ganjar Pranowo, yakni sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). TGB pernah menjabat sebagai anggota komisi X DPR-RI masa jabatan 2004-2009 dari Partai Bulan Bintang yang membidangi masalah pendidikan, pemuda, olahraga, pariwisata, kesenian dan kebudayaan.
Alasan keenam yaitu, TGB memiliki pengalaman yang sama dengan Capres PDIP Ganjar Pranowo sebagai gubernur 2 periode. TGB adalah mantan Gubernur NTB 2 periode. Sedangkan Capres PDIP Ganjar Pranowo juga akan menuntaskan masa tugas gubernur Jawa Tengah untuk periode kedua pada 5 September 2023.
Alasan ketujuh yakni, TGB adalah gubernur yang berprestasi karena memiliki segudang penghargaan. Setiap tahun dia selau mendapat penghargaan. Di tahun awal kepemimpinannya, dia mendapat Penghargaan Ksatria Bhakti Husada dari Presiden dan Investment Award dari Wakil Presiden. Selama menjabat gubernur NTB sudah puluhan penghargaan yang dia dapat.
Alasan kedelapan yaitu, TGBÂ sang Ulama besar yang merupakan tokoh religius muda, saat ini adalah Ketua Harian Partai Persatuan Indonesia (Perindo). Partai besutan pengusaha sukses MNC Group Hary Tanoesoedibjo ini diyakini pasti akan mendukung penuh bila TGB menjadi Cawapres mendampingi
Comments 0